Mengawali siaran nuansa islami radio suara pendididkan kab jombang yang sangat kita cintai ,disore ini , tak ada kata yang pantas kita terucapkan kecuali puji syukur ke hadirat Allah Swt , karena rohmad dan nikmatnyalah , karena hidayah dan maunahnyalah ,kita masih dipertemukan lagi oleh Allah swt ,walau hanya lewat udara, itu semata mata karena ridhonya ,itu semata-mata juga krena kasih dan sayangnya, mudah mudahan pertemuan walaupun hanya lewat udara , jadi pertemuan yang penuh rahma dan barokah dan mudah mudaha pertemuan ini dijadikan pertemuan yang penuh barokah dan penuh rohmah serta barokah lanrohmah bagi kita semua.
Mudah mudahan Selawat serta salam tetap tercurahkan kepada beliau junjungan Nabiullah Agung Muhammad saw, yang telah memberiuswatun hasanah suri tauladan kepada , sehingga sedikit banyak kita mengetahui mana yang harus kita lakukan dan mana yang harus kita tinggalkan.
Pendengar radio suara pendiodikan kab jombang Rohimakumullah
Perlunya mengingat hidup sesudah mati dan percaya hadanya hidup sesudah mati
Mati adalah lepasnya roh dari jasad manusia , setiap mahluq hidup pasti mengalami mati , termasuk manusia tidakpandang bulu itu kaya atau miskain, tampan atau yang jelek , yang pintar samapi yang bodoh , termasuk
Dokter ahlipun akan menemui malaikat sakarotul maut “ Kullu nafsin dzaiqotul maut “ Setiap kehidupan pasti akan menemui kematian. Didalam surat annisa ayat 78 juga di jelaskan
78. Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang Tinggi lagi kokoh,
Islam mengajarkan agar kita sering mengingat mati , sebagi mana sbda nabi yang diriwayatkan Imam taobroni yang artinya:
“ Berkat Ibnu Umar, Pada suatu hari aku datang menjumpai Rosulullah , Rosululllah sedang berada di tengah tengah sohabat belia terkemuka , tib tiba seorang sohabat anshor berdiri . bertanya “ maamil ahyasu yaa Rosulullah…” Siapakah orang yang paling pintar dan paling cerdas otaknya yaa Rosulullah ..? Rosulullah menjawab “ Al akyasu aktsarukum dzikro lil mauti “ yang paling cerdas dan paling pintar otaknya yaitu orang yang paling banyak mengingat mati , sehingga orang tersebut paling banyak bekal untuk menghadapi mati.
Ada pepatah mengatakan ‘ tersenyumlah bila anda menghadapi sakarotul maut, karena itu merupakan kebahagiaan terakhir kehidupan didunia ini, untuk menikmati kehidupan akherat , hal ini jelasnya bagi orang orang yang beriman, beramal soleh dan punya persediaan sangu yang media diakherat nanti
Mengingat mati bukan merupakan kebodohan , namun sebaliknya , yaitru orang yang punya wawasan masa depan yang lebih jauh kedepan , bukan hanya hidup didunia ini saja , namun memikirkan hidup kelak diakherat nanti.
Orang yang tak pernah mengingat mati sama bodohnya sama dengan hayawan, coba kita perhatikan sapi, kerbau , kambing , walau sudah digiring ketempat pembantaian untuk disembelih , dia belum sadar , fikirannya masih tertuju pada rumput yang hijau , bertengkar dengan teman dan mencari betiunanya “ Naudzubillahi min dzalik”
Alangkah bodohnya orang yang tak pernah mengingat mati, bukan saja bodoh , sempit wawasan hidupnya , gelap dan tak bersinar cahaya iman nya sama selaki , sehingga hidupnya sembrono, digunakan berfoya foya , mengejar kehidupan dunia semata , seakan akan hidup didunia selama lamanya tak mengenal haram halal, sedangkan dunia menurut Allah
32. Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka[468]. dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka Tidakkah kamu memahaminya?
Orang yang lupa mengingat mati ibarat seorang musafir menempuh perjalanan jauh dan tidak perna dipelajari dan difikirkan sebelumnya , dalam posis gelap , tidak tau arah dan tidak bisa melangkah , hanya perasaan takut , gelap , susah terus menerus…….
Pendengar radio suara pendiodikan kab jombang Rohimakumullah
Bagi orang yang sering mengingat mati , pasti dia mempersipkan dirinya dengan pegangan batin yang sangat kuat, dan penuh harapan kehidupan akherat yang lebih sempurna bagaikan seorang parchutis { pasukan payung) melompat dari kapal terbang yang aamat tinggi dengan kepercayaan dan keyakinan penuh , bahwa parasutnya akan berkembang dan dapat menyelamatkan jiwanya , hanya beberapa saat saja hatinya berdebar dan terkatung katung diangkasa tinggi , akhinya dapat mendarat berinjak ditanah dengan selamat.
Tetapi lain lagi bagi orang yang tak prnah mengingat mati pasti sempit pandangan , enteng tak ada kepercayaan dan keyakinan tak ubahnya layang layang putus talinya terkatung katung diudara tak tau arah dan tau dimana ia akan jatuh
Jadi jelas mengingat mati, bukan menakut nakuti diri, sehingga mengakibatkan kesengsaraan batin , namun sebaliknya
Akan mempunyahi hakekat hidup yang penuh harapan , hidup yang penuh makna, tidak ia siasiakan hidupnya , karena hidup didunia ini sementara , ia pergunakan sebaik baiknya untuk kebaiakn , beamal , ber ibadah , bekerja , sehingga menghasilkan susuatu yang berguna , berguan bagi dirinya , keluarganya , masyarakatnya, Negara dan bangsanya demi bekal diakhertnya nanti.
Orang yang sering mengingat mati , akan jamusia ber ahlaq mulya, berbudi pekertiu luhur , jujur , tawadzuk , lebih mencintai sesame hidupnya, kelurag dan anak istrinya karena ia yakin tak lama lagi ia kan meninggalkannya …….
Pendengar Radio Suara Pendidikan kab jombang Rohimakumullah
Sekian yang dapat kami sampikan , kurang lebihnya kami mohon maaf yang sebesr besarnya wllahohul muafiq biaqwamittoriq wassalmulaikum Wr Wb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar